Trik Untuk Mengetahui Umur Telur Dan Cara Menentukan Kesegaran Telur Ayam

Posted on

Telur merupakan salah satu bahan makanan yang kaya dapat lemak dan protein. Konsumennya pun tidak terbatas, seluruh golongan mampu mengonsumsinya sebab harganya yang cukup terjangkau terasa berasal dari penduduk golongan menengah sampai ke bawah. Untuk membelinya pun tak melulu wajib per kg, di warung-warung, kini telur ayam tersedia yang dijual bersama satuan butir.

Pernah tidak memperhatikan, mengapa telur yang tersedia di warung kondisinya kelihatan lebih baik dibanding bersama telur yang dibeli di supermarket? Mulai berasal dari kekentalan putih dan kuning telur sampai ke aroma cangkang telur. Kamu juga bisa lhoo memesan pada kami, kami Jual Telur Ayam.

Berbeda di warung, berlainan pula kala berbelanja di supermarket. Kuantitas membeli oleh pemilik warung yang cuma hitungan peti (14,5-15kg / peti) saja, kebanyakan lebih cepat habis dibandingkan bersama telur yang dijual di supermarket. Saat tinggal {beberapa|sebagian|lebih berasal dari satu} kg lagi, pemilik warung bersiap untuk membeli ulang telur ayam berasal dari supplier. Sehingga kondisi telur tetap baru dan lebih terjaga.

Sebaliknya, telur yang dijual di supermarket bergantung terhadap banyaknya konsumen yang membeli di hari yang sama, waktu kuantitas telur yang dipesan untuk mengisi satu store jumlahnya cukup banyak. Tidak heran jikalau dalam kuanititas tertentu, tetap saja tersedia telur ayam yang ‘menginap’ di supermarket.

Mengenal Telur Segar

Pernah berkecimpung jadi supplier telur untuk beberapa supermarket ternyata miliki banyak cerita yang mampu dibagi kepada pembaca. Berkat peternak yang jadi supplier kami, aku berkesempatan untuk memahami bagaimana langkah pilih telur segar tanpa memakai alat candling.

Jika membeli di warung, kebanyakan jarang sekali kita mendapatkan telur yang kondisinya rusak. Berbeda bersama membeli telur ayam di supermarket, banyak hal dan mungkin yang wajib kita jaga sehingga terhindar berasal dari meraih telur ayam bersama kualitas yang rendah. Berikut {beberapa|sebagian|lebih berasal dari satu} tips sederhana untuk memahami kondisi kebugaran telur yang aku rangkum berdasarkan penjelasan peternak:

Warna coklat terhadap cangkang bukan indikasi telur segar dan bagus

Sebelum supplier mengirimkan pesanan telur yang kebanyakan jumlahnya dalam satuan ton, butir demi butir telur wajib terlebih dahulu dibersihkan berasal dari warna lain bekas kotoran ayam. Selain kelihatan lebih bersih, warna butir-butir telur ayam selanjutnya terhitung dapat nampak seragam sehingga lebih menarik perhatian konsumen waktu berbelanja.

Pada umumnya, waktu pilih telur di supermarket, konsumen tetap mencari telur yang warnanya coklat pekat, bersih dan miliki cangkang yang tebal. Meski sudah benar, tapi ketiga hal selanjutnya tidak memberi jaminan dapat kebugaran telur. Karena terkadang bersama kondisi tersebutpun, tetap tersedia {beberapa|sebagian|lebih berasal dari satu} butir telur yang ditemukan dalam kondisi rusak. Rusak dalam hal ini adalah busuk.

Ketebalan cangkang telur tidak berpengaruh terhadap segar tidaknya telur

Jika beranggapan bahwa ketebalan telur adalah salah satu indikator kebugaran telur, maka hal selanjutnya adalah salah. Banyak telur ayam bersama kondisi cangkang yang tidak tebal tapi kesegarannya terlalu terjamin. Hanya saja, kala dikemas, telur ayam bersama cangkang yang lebih tidak tebal dapat rentan pecah. Selain menyebabkan telur lain jadi kotor dan lengket, konsumen terhitung dapat terasa rugi akibat telur yang pecah tersebut.

Cangkang telur yang bersih tidak menjamin mengisi telur segar

Sama halnya bersama yang sudah dijelaskan di atas, meski coklat pekat dan kelihatan terlalu bersih, telur selanjutnya belum tentu segar. Kondisi telur yang seperti itu adalah tuntutan pihak purchasing supermarket sehingga telur yang dijajakan kelihatan lebih menarik dan warnanya beragam. Bahkan jika kamu ingin daging ayam, kami juga Jual Ayam Broiler segera hubungi kami.

Telur yang segar tidak dapat berbunyi atau bergerak waktu digoyang

Warna, ketebalan dan kebersihan cangkang telur sebenarnya terlalu berpengaruh untuk menarik perhatian konsumen. Namun yang paling mutlak untuk memahami kebugaran telur sehingga terhindar berasal dari telur ayam busuk adalah gerakan yang nampak akibat goyangan tangan konsumen.

Telur yang segar tidak dapat mengeluarkan bunyi atau terasa bergoyang waktu digoyang bersama tangan. Kondisi yang seperti ini, mungkin besar membuktikan bahwa tingkat kekentalan telur selanjutnya sudah berkurang. Meski tetap mampu dikonsumsi, jaman simpannya tidak ulang panjang dan dalam waktu dekat dapat memasuki fase busuk.

Aroma cangkang telur yang segar tidak berbau

Cangkang telur segar tidak dapat berbau kendati tipis. Sebaliknya, kendati tebal, tapi jikalau kondisi telur ayam sudah rusak, maka aroma busuk yang tajam tidak mampu dihindarkan berasal dari telur ayam tersebut.

Kondisi telur ayam yang segar adalah telur ayam yang berumur 2-3 hari setelah ditelurkan atau berada di peternak. Hari ke 4 sampai ke 6 kebanyakan ini adalah usia telur ayam terasa masuk ke konsumen pertama atau supplier tangan 1. Umur ke 7-10 hari adalah usia di mana telur berada di supplier kedua. Dan hari ke 11-14 adalah usia simpan yang tetap mampu dimanfaatkan oleh konsumen atau pengguna bersama penyimpanan terhadap suhu dingin untuk menjaga kualitas telur ayam.

Telur ayam di atas usia 14 hari sebenarnya tetap mampu dikonsumsi, cuma saja kekentalannya sudah terlalu menurun. Lebih berasal dari 2 minggu, telur ayam dapat masuk fase rusak dan busuk sehingga tidak mampu dikonsumsi oleh konsumen.