Sinopsis Film Bumi Manusia (2019)

Posted on

Bumi Manusia, bercerita tentang anak muda bernama Minke Java (Iqbal Ramadhan) yang harus berjuang melawan ketidakadilan dari menir, tapi ia cukup beruntung untuk HBS hadir (sekolah untuk orang-orang Belanda dan keturunan Belanda).

Dalam sebuah adegan beberapa kali Minke harus menjaga emosinya dilihat perbudakan, rasis dan aturan yang tidak adil terhadap Indonesia oleh penduduk asli Belanda.

Romantis rumit karena kasta dengan seorang gadis keturunan Belanda bernama Annelies Mellema (Rose Eva), membuat Minke berani untuk berbicara dan untuk memprovokasi penduduk asli meminta keadilan dari pemerintah Belanda, tetapi semua perjuangan bersama-sama Nyai Ontosoroh (Sha Ine Febriyanti) ibu Annelies dan asli. Untuk mengakhiri pahit dengan keputusan diperebutkan oleh pengadilan tinggi Belanda yang Annelies Mellema harus kembali ke Belanda.

Diadaptasi dari novel laris karya Pramoedya Ananta Toer, film yang ditetapkan sebelum kemerdekaan begitu tebal perbudakan dan rasisme masalah atau dapat dikatakan dari masa kolonial. Sutradara film adalah Hanum Beramantyo dan Gambar diproduksi Falcon.

 

Sinopsis Film

Rilis
9 Agustus 2019
Negara
Indonesia
Bahasa
Indonesia
Sutradara
Hanung Bramantyo
Produser
Frederica
Pemeran
Iqbaal Ramadhan, Ayu Laksmi, Mawar Eva de Jongh,
Donny Damara, Sha Ine Febriyanti, Bryan Domani,
Giorgino Abraham, Jerome Kurniawan
Sinematografi
Ipung Rachmat Syaiful
Distributor
Falcon Pictures.

Download film Bumi Manusia

Minke diajak oleh Robert Suurhof (Jerome Kurniawan) menuju rumah keluarga Mellema. Kedatangan Minke disambut kecurigaan oleh Robert Mellema (Giorgino Abraham) yang justru menyambut Suurhof penuh keakraban, namun sebaliknya adiknya Annelies (Mawar Eva de Jongh) dan ibunya Ontosoroh (Sha Ine Febriyanti) yang menerima Minke dengan begitu gembira.

 

Hubungan Minke dengan Annelies dan Ontosoroh, meskipun Annelies tidak terbiasa Minke. Minke besok saat menghadiri Hogerburgerschool Ontosoroh berkhayal kepadanya pada saat Magda Peters (Angelica Reitsma) menjelaskan pelajaran, Magda diikuti Minke membangkitkan tawa lebih, termasuk Suurhof.

Besok, Annelies mengatakan kehidupan ibunya adalah Sanikem (Amanda Khairunnisa) yang kemudian berubah nama menjadi Ontosoroh. Minke terinspirasi dan juga menulis artikel tentang korea Surabaya dengan nama samaran “Max Tollenaar”.

Malam, Minke segera ditangkap oleh polisi karena tulisan-tulisannya dan hari lainnya. Minke kemarahan terhadap rumah dan disambut ayahnya (Donny Damara) karena hubungannya dengan Annelies, karena dianggap ayahnya meninggalkan tradisi dan budaya Jawa.

Pada saat yang sama, menenangkan Ontosoroh Annelies, yang menangis dari Minke. Di Wonokromo, Minke dihadapkan dengan kasus yang telah lama melanda hatinya, yang terperintah Teluk dan aturan dan juga hubungannya dengan Annelies.

Ayah Minke diangkat sebagai bupati. Beberapa hari kemudian, meninggalkan ayahnya ke rumah Minke Annelies dan diikuti oleh Fat miring di dukung kereta.

Di sekolah, Magda menyatakan rasa ingin tahu tentang Max Tollennaar, yang kemudian bocor Suurhof, melainkan memuji kecerdikan Minke Magda secara tertulis. Suurhof tidak menerima pujian menghina Magda Minke dan selanjutnya pukulan Panji Panji Darman dikembalikan.

Pertempuran itu, dia disebut Kepala Sekolah mereka. Annelies yang melakukan tur pertanian segera pingsan, sebagai Annelies hasil diperlakukan Martinet. Minke hubungan dengan Annelis tidur sekamar.

Keesokan harinya, ketika mendapatkan ke sekolah Minke, panggilan Minke Martinet tidak sialan Annelies Mining, yang sebelumnya karena ada Robert yang memperkosa Annelies. Ketika berangkat ke sekolah, Minke sekali tiba-tiba meminta Annelies Darsam kembali ke rumah dan memutuskan untuk menghabiskan waktu dengan Annelies di sana.

Setelah, Fat miring mematai ditemukan Annelies rumah penjaga rumah, sehingga memancing Darsam, Annelies dan Minke mengejar sampai bordil. Ada, Darsam menemukan Herman meninggal karena keracunan dan Maiko kabur.

Akhirnya, Minke mengikhlaskan Annelies keberangkatan untuk Belanda disebabkan Ontosoroh memutuskan tidak valid pernikahan Herman oleh hakim, sebagai Annelies hasil harus diserahkan oleh wali di Belanda. Beberapa hari kemudian, Minke yang membawa buku up senandika depan disertai tebing pesisir Minke.