Salat Minta Hujan, Lengkap Niat dan Tata Caranya

Posted on

Dengan jatuhnya hujan, diharapkan api akan padam dan udara di daerah itu akan dibersihkan dari asap hutan dan kebakaran lahan.

Salat Minta Hujan, Lengkap Niat dan Tata Caranya

Hujan adalah hadiah terbesar yang diberikan oleh Allah SWT kepada para pelayannya di bumi. Ketika tidak ada hujan, bumi akan mengering, pohon dan tanaman akan mati, bahkan hewan dan manusia akan haus.

Karena itu, ketika hujan tidak turun dan kekeringan berkepanjangan seperti sekarang ini, maka kita harus meminta kepada Allah SWT untuk mengirimkan hujan.

Nah, berikut ini niat dan tata cara doa meminta hujan yang di rsngkum waheedbaly.com :

1. Bacaan niat

Sebelum berdoa untuk hujan, disarankan untuk melafalkan niat untuk sholat istisqa. Berikut adalah doa doa yang meminta hujan:

Bahasa Arab: أُصَلِّيْ سُنَّةَ الاِسْتِسْقَاءِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatal istisqa’i rak’ataini (imanaman / ma’muman) lillahi ta’ala

Artinya: Saya sengaja meminta Sunnah untuk meminta dua rakaat (sebagai imam / anggota) demi Allah.

2. Tata Cara

Sistem doa meminta hujan untuk dilakukan oleh dua rakaat dan menghadap kiblat.

Dalam rakaat pertama, seseorang harus melakukan penafsiran tujuh kali dan kemudian membaca surat Fatihah. Kemudian, membungkuk, membungkuk, duduk di antara lutut dan membungkuk seperti dua lainnya.

Karena itu, dalam doa kedua doa yang meminta hujan, perlu untuk melakukan interpretasi lima kali dan melanjutkan dengan membaca surat Fatihah. Selanjutnya, lakukan haluan, haluan, duduk di antara lutut, berlutut kedua dan selamat tinggal terakhir.

Setelah berdoa untuk hujan, Khatib diminta untuk memegang khotbah dua kali. Namun, sebelum memasuki khotbah pertama, Khatib membaca kredit sembilan kali sebelumnya.

Jadi, dalam khotbah kedua, …….

Kemudian, dalam khotbah kedua, Khatib diminta membaca kredit tujuh kali. Dalam khotbah kami diminta untuk melipatgandakan bacaan doa kami dengan meminta hujan.

3. Berdoa untuk hujan

Berdoalah untuk hujan yang diceritakan oleh Imam As-Syafi’i, Abu Dawud dan lainnya sebagai berikut

Arab: اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا مَرِيئًا هَنِيئًا مَرِيعًا غَدَقًا مُجَلَّلًا عَامَّا طَبَقًا سَحًّا دَائِمًا

اللَّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيْثَ وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْقَانِطِينَ

اللَّهُمَّ إِنَّ بِالْعِبَادِ وَالْبِلَادِ وَالْبَهَائِمِ وَالْخَلْقِ مِنَ الْبَلَاءِ وَالْجَهْدِ وَالضَّنْكِ مَا لَا نَشْكُو إِلَّا إِلَيْكَ

اللَّهُمَّ أَنْبِتْ لَنَا الزَّرْعَ وَأَدِرَّ لَنَا الضَّرْعَ وَاسْقِنَا مِنْ بَرَكَاتِ الْسَمَاءِ وَأَنْبِتْ لَنَا مِنْ بَرَكَاتِ الْأَرْضِ

اللَّهُمَّ ارْفَعْ عَنَّا الْجَهْدَ وَالْجُوعَ وَالْعُرْيَ وَاكْشِفْ عَنَّا الْبَلَاءَ مَا لَا يَكْشِفُهُ غَيْرُكَ

اللَّهُمَّ إِنَا نَسْتَغْفِرُكَ إِنَّكَ كُنْتَ غَفَّارًا فَأَرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْنَا مِدْرَارًا

Latin: Allāhummasqinā ghaitsan mughītsan hanī’an marī’an (lan riwayat murī’an) ghadaqan mujallalan thabaqan sahhan dā’iman.

Allāhummasqināl ghaitsa, wa lā taj’alnā minal qānithīn

Allāhumma inna bil ‘ibādi wal bilādi wal bahā’imi wal khalqi minal balā’i wal juhdi wad dhanki mā lā nasykū illā ilaika.

Allāhumma anbit lanaz zar’a, wa adirra lanad dhar’a, wasqinā min barakātis samā’i, wa anbit lanā min barakātil ardhi

Allāhummarfa’ ‘annal jahda wal jū’a wal ‘urā, waksyif ‘annal balā’a mā lā yaksyifuhū ghairuka

Allāhumma innā nastaghfiruka, innaka kunta ghaffārā, fa arsilis samā’a ‘alainā midrārā

Artinya: Ya Tuhan, kirimkan kepada kami air hujan yang bermanfaat, mudah, bergizi, berat, berlimpah, seragam, universal dan bermanfaat selamanya. Ya Allah, kirimkan kami air hujan. Jangan menjadikan kita salah satu dari mereka yang menyerah.

Ya Tuhan, ada begitu banyak pelayan, negara, dan hewan, dan semua makhluk lainnya berada dalam keadaan musibah, kelaparan, dan kesulitan di mana kami tidak mengeluh kecuali Anda. Ya Tuhan, tanami tanaman kami, sirami ternak kami, beri kami hujan dari berkat langitmu dan bawa tanaman kami dari berkah tanahmu.

Ya Allah, angkatlah penderitaan karena kelaparan, kelaparan, dan kehancuran dari pundak kita. Hapus dari kami bencana yang hanya bisa Anda atasi. Ya Allah, kami benar-benar meminta maaf kepada Anda, karena Anda memaafkan. Jadi kirimkan hujan turun pada kami dari langit Anda.

Sumber : doa meminta hujan