Perbedaan Dokter Gigi Umum dan Dokter Gigi Spesialis Anak

Posted on

Dokter Gigi Jogja

Selama ini masyarakat awam mungkin berpikir bahwa dokter gigi pada umumnya adalah sama dan bisa menangani berbagai masalah gigi. Padahal dokter gigi terbagi lagi sesuai dengan spesialisasinya sehingga dapat menanagani pasien secara lebih tepat. Begitu juga dengan pasien anak-anak, ternyata harus dibawa ke dokter gigi spesialis anak karena gigi anak-anak dan orang dewasa itu berbeda.

Bagi anda yang tinggal di kawasan Jogja dan mencari dokter gigi Jogja untuk anak-anak maka pastikan anda mengetahui perbedaan dokter gigi umum dan spesialias anak. Terlebih untuk anda yang baru pertama kali membawa anak-anak ke dokter gigi maka bawalah ke dokter gigi spesialas anak.

Perlu anda ketahui bahwa dokter gigi anak merupakan dokter gigi yang mengambil pendidikan spesialis anak-anak serta telah menyelesaikan praktik jerja dalam bidang kesehatan gigi dan mulut anak. Selain itu, dokter gigi tersebut hanya akan menangani masalah mulut spesifik pada anak-anak sejak usia bayi hingga remaja.

Dokter Gigi Jogja

Hal tersebut dikarenakan stuktur gigi dan mulut anak yang jauh berbeda dari orang dewasa yang membuat masalah dan penanganan pada gigi juga tentu berbeda dari orang dewasa. Biasanya dokter gigi spesialis anak memang lebih tepat untuk diajak konsultasi terkait pertumbuhan gigi pada anak. Selain itu, gigi pada bayi dapat muncul di usia yang berbeda pada masing-masing anak. Dengan begitu dokter gigi akan memeriksa si kecil lalu memberikan solusinya.

Ketika masalah pada gigi buah hati anda ternyata tidak dapat ditangani oleh dokter gigi umum, maka dokter tersebut akan memberikan surat rujukan pada dokter gigi spesialis anak. Dengan begitu maka pengobatan bisa lebih tepat pada sasarannya. Berikut akan dijelaskan hal-hal biasanya dilakukan dokter gigi spesialis anak kepada pasiennya.

  1. Memeriksa Kesehatan Mulut Bayi dan Balita secara menyeluruh.
  2. Mengatasi kerusakan yang terjadi pada gigi bayi karena kebiasannya seperti pemakaian doat atau mengisap jari.
  3. Melakukan diagnosis serta memberikan perawatan untuk masalah alur gigi tidarata serta memperbaiki posisi gigitan anak yang tidak tepat.
  4. Melakukan penanganan penyakit maupun kondisi gusi yang bermasalah seperti akibat karies rampan atau karies botol.
  5. Memberikan Perawatan pada masalah gigi susu, cedera gigi anak, dan komplikasi tumbuh gigi.

Demikianlah penjelasan mengenai perbedaan dokter gigi umum dan dokter gigi spesialis anak yang bisa menambah wawasan anda. Melalui penjelasan di atas kini anda jangan sampai salah memilih dokter gigi Jogja untuk anak. Sebab anak-anak sebaiknya diperiksakan ke dokter gigi spesialis anak agar mendapat pelayanan yang tepat sesuai kondisi giginya.