Perbedaan Aplikasi Pinjam Uang Online Legal dan Ilegal

Posted on

Biasanya ketika membutuhkan uang sebagai tambahan modal usaha dan kebutuhan lainnya, kamu akan sulit mencari pemberi pinjaman karena syarat yang diminta sangat banyak dan terlalu rumit. Beda dengan saat ini yang hanya membutuhkan KTP dan NIK untuk mendapatkan pinjaman dari aplikasi pinjam uang online

Seperti yang kita ketahui bahwa sesuatu yang mudah semuanya berjalan mulus karena pasti ada saja yang perlu kita waspadai. Apabila kamu ingin meminjam uang dari aplikasi online. Sebaiknya perhatikan dan cari tahu bahwa aplikasi tersebut resmi alias legal atau abal-abal alias illegal. Resiko yang bisa kamu dapatkan ketika memilih pinjaman online yang legal adalah data yang kamu berikan akan digunakan untuk kepentingan pribadi dan merugikan diri kamu sendiri. Oleh karena itu perhatikan beberapa ciri-ciri fintech legal dan ilegal di bawah ini. 

 

Ciri-ciri Pinjaman Online Legal

 

  • Fintech legal tentu mendapatkan pengawasan dari pihak OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Dengan begitu data yang kamu masukkan ketika diminta oleh aplikasi pinjam online akan dilindungi oleh OJK dan tidak tersebar untuk hal yang dapat merugikan. 
  • Fintech legal juga memiliki identitas yang lengkap mengenai kepengurusan serta alamat kantor pusat yang jelas. 
  • Fintech legal memang mudah mencairkan dana yang diminta nasabah namun proses pemberian pinjaman tentu lebih selektif. 
  • Fintech legal menyertakan informasi mengenai biaya pinjaman serta denda dengan jelas. 
  • Fintech legal umumnya memiliki total biaya pinjaman  atau bunga sebesar 0,05% hingga 0,08% per hari. 

Ciri-ciri Pinjaman Online Ilegal

 

 

  • Fintech illegal tidak mendapatkan pengawasan dari OJK sehingga data yang diinput bisa beresiko kebocoran dan digunakan untuk kepentingan pribadi pihak nakal. 
  • Fintech illegal tidak menyertakan alamat serta kepengurusan yang jelas. 
  • Fintech illegal memberikan pinjaman dengan mudah sehingga dana bisa cair dengan syarat yang terlalu mudah pula. 
  • Fintech illegal menetapkan bunga atau biaya pinjaman dengan denda yang tidak jelas perhitungannya. 
  • Fintech illegal juga membebankan nasabah dengan jumlah pengembalian dana termasuk denda yang tidak terbatas.
  • Fintech illegal tidak menentukan batas waktu untuk penagihan dana kembali. 

Oleh karena itu berhati-hatilah ketika memilih aplikasi pinjam uang online meskipun kamu dalam keadaan sangat membutuhkan karena resiko yang akan kamu tanggung ke depannya tidak semudah seperti saat kamu mengambil dananya.