Omesh Serius Untuk Urusan Anak

Posted on

sat-jakarta.com – “Selamat pagi, dari nakita kan?” sapa Dian Ayu (28). “Susahkah mencari rumah ini? Kalau macet, kapan hari kerja di sini tidak macet?” papar presenter berita televisi ini. Beberapa saat kemudian, dari dalam Ayu kembali ke ruang tamu sambil menggendong putri kecilnya, “Ini Kakak Embun. Nanti kita akan difoto oleh nakita, Kak. Mau, kan?” ujar Ayu pada putrinya, Btari Embun Anandayu (10 bulan). Kebetulan, sang ayah, Ananda Omesh (28) sedang mendapat hari libur.

“Halo Embun,” sapa Omesh dan Dian sambil mengenalkan warna warni bola.

Kalau sudah begini, Embun akan nemplok pada ayahnya. “Gitu deh Embun, kalau abinya ada, manja sama Abi. Begitu juga Abi, kalau ada libur seperti ini, dia akan puas-puaskan bermain dengan Embun.

Kegemaran Dian dan Omesh pada moge ternyata “diwariskan” juga pada Embun.

Seperti sekarang ini, usai pemotretan, kami akan jalan-jalan.” Meski Omesh senang bercanda dan kocak, tapi menurut Dian, begitu urusan anak, dia akan serius. “Terus terang nih, yang banyak baca tentang kesehatan anak dan parenting adalah Abi,” papar Dian yang langsung disambut Omesh, “Saya kalau urusan anak gak kalah dong sama Umi.”

“Ooh, anak Umi lapar. Yuk, kita makan dulu,” ajak Dian yang senang karena Embun makan dengan lahap.

Omesh jugalah yang menenangkan Dian yang menangis terus saat Embun harus dirawat karena kuning. “Beberapa waktu lalu juga, saat Embun kena roseola (sejenis penyakit infeksi yang kerap terjadi pada bayi, Red.), Omesh menyarankan agar saya melakukan terapi skin to skin contact.” Satu hal yang amat disesali Omesh, karena kesibukannya, ia tidak bisa menyaksikan perkembangan Embun. “Sedih juga.

“Peek a boo…,” Ternyata ini permainan yang disukai oleh Embun. Lihat deh, ia tak berhenti tersenyum.

Tapi mau bagaimana? Kalau tidak begini, bagaimana saya bisa menyejahterakan keluarga?” Apa saja yang tidak sempat disaksikannya? Saat pertama kali Embun bisa duduk, Omesh sedang tidak di rumah. Begitu juga saat Embun bisa berdiri sendiri sambil berpegangan ke meja atau kursi. “Tahu-tahu anak Abi beratnya sudah 10,1 kg dan tingginya sudah 78 cm. Tapi alhamdulillah lo, Embun sukses mendapatkan ASI eksklusif dan masih berlanjut hingga sekarang,” ujar Omesh.