Mitos Untuk Mobil Matic Bekas

Posted on

Ada banyak pengendara yang belum pahami mengenai langkah menjaga kendaraan. Serta, terdapat beberapa mitos atau kekeliruan info yang berlangsung. Banyak rental mobil lepas kunci Jakarta yang menggunakan mobil matic meskipun banyak mitos yang mengatakan bahan bakar lebih boros dibandiingkan manual. Namun hal ini tidak menjadi masalah karena jika mobil matic dirawat dengan baik dan cara penggunaannya juga baik, maka mobil init banyak sekali keuntungannya yang paling terasa adalah tidak letih jika menggunakan mobil matic.

Buat Anda yang mempunyai kendaraan bertransmisi automatis, berikut beberapa mitos perawatan mobil matic yang seringkali didapati. Makin banyak pengendara yang berubah ke mobil bertransmisi automatis untuk berkendara di jalanan perkotaan. Sebab tidak hanya gampang dipakai, mobil tipe ini benar-benar menolong saat berkendara dalam kondisi stop-and-go. Tetapi untuk menjaga mobil matic, ada banyak mitos-mitos yang bertumbuh di warga. Berikut 5 mitos yang seringkali terdengar pada perawatan mobil matic.

1. Panasi mobil sebelum melancong
Ada banyak yang meyakini mitos ini. Dimana sejumlah besar pengendara berasumsi jika untuk jaga mesin, karena itu mobil harus dipanaskan terlebih dulu. Awalnya, ini memang penting dikerjakan. Tetapi untuk mobil kekinian, Anda tidak butuh memanaskan kendaraan saat akan pergi pada pagi hari.

tangan yang sedang mendesak tombol start stop
Sama dengan mobil manual, mobil matic tidak butuh dipanaskan pada pagi hari

Sebagian besar mobil keluaran baru telah diperlengkapi dengan tehnologi injeksi dan skema pengapian yang lebih bagus dibanding mobil lama. Karenanya, mobil bisa dipakai saat dihidupkan pertama-tama pada pagi hari. Tetapi sebelum berkendara, memerhatikan desakan mesin serta yakinkan rpm tidak begitu tinggi. Karena itu, Anda butuh mendiamkan mobil seputar 1-2 menit sebelum dibawa berjalan.

2. Pakai tempat netral saat berhenti
Beberapa pengemudi meyakini salah satunya perawatan mobil matic yang paling ampuh dengan berubah ke tempat netral saat berhenti, misalnya waktu lampu merah. Mitos ini berlangsung sebab mobil bertransmisi automatis mobil akan bergerak ke depan bila Anda mengusung kaki dari pedal rem. Banyak yang yakin jika kendaraan bergerak saat Anda sedang macet bila tidak ada pada tempat netral.

tangan yang sedang menggenggam persneling transmisi
Banyak yang memakai tempat netral saat berhenti di lampu merah

Dikutip dari Axle Addict, transmisi automatis kekinian diakui ada dalam kondisi netral saat kendaraan tidak bergerak serta pedal rem didesak. Bila ada mobil yang bergerak saat pedal rem didesak, ini bisa berlangsung sebab permasalahan dalam transmisi atau pedal rem.

3. Transmisi automatis boros bahan bakar
Ada banyak yang yakin jika mobil bertransmisi automatis mempunyai efisiensi bahan bakar yang rendah serta lebih boros dibanding mobil bertransmisi manual. Transmisi automatis disebutkan membuat makin banyak kendala pada mesin, hingga membuat kendaraan memakai makin banyak bahan bakar.

gambar transmisi automatis berwarna cokelat
Tehnologi paling baru transmisi automatis membuat tidak begitu boros

Walau tidak seluruhnya salah, pabrikan otomotif sekarang berusaha untuk tutup sela efisiensi di antara transmisi automatis dibanding manual. Serta, efisiensi bahan bakar mobil bertransmisi manual dikuasai oleh pemakaian gigi yang sesuai dengan kecepatan berkendara. Dengan penataan gigi yang salah, mesin kerja lebih keras hingga memakai makin banyak bahan bakar.

Bengkel mobil menerangkan jika tehnologi otomotif sudah bertumbuh cepat dalam 10 sampai 15 tahun paling akhir. Transmisi automatis ada dalam tehnologi CVT automatis yang menolong efisiensi bahan bakar. Tidak cuma tingkatkan potensi berkendara, serta dalam beberapa peluang CVT Automatis mempunyai jarak menempuh yang lebih bagus dibanding pada transmisi manual.

4. Perawatan mobil matic tambah mahal
Pengakuan tentang mobil bertransmisi automatis yang disebutkan tambah mahal dapat disebut tidak relevan. Sekarang, salah satu ketidaksamaan dalam ongkos perawatan mobil manual serta mobil bertransmisi automatis ialah pergantian cairan transmisi serta intervalnya. Sepanjang Anda lakukan servis mobil berdasar waktu serta km. dengan pas waktu, tidak ada ketidaksamaan jauh dalam ongkos perawatannya.

tangan yang sedang mengecek mesin mobil
Ongkos perawatan mobil matic tidak tidak sama jauh dengan mobil manual

Tetapi, cairan transmisi salah satu elemen penting untuk jaga transmisi kendaraan Anda. Cairan transmisi yang tidak memperoleh pergantian yang cocok mempunyai potensi membuat ketidakberhasilan pada skema transmisi. Tentunya ini akan membuat Anda ongkos perbaikan yang semakin besar. Karenanya, yakinkan untuk jaga perawatan pas waktu.

5. Bila rusak, transmisi automatis harus ditukar
Mitos yang bertumbuh mengatakan jika transmisi automatis ialah satu kesatuan yang tidak dapat dipisah. Asumsi yang menebar di warga ialah bila berlangsung kekeliruan atau kerusakan, karena itu Anda harus mengubah semua transmisi. Serta pada akhirnya membuat perbaikan transmisi automatis yang semakin besar dibanding transmisi manual.

mobil berwarna putih yang sedang ada di bengkel
Yakinkan selalu untuk lakukan kontrol periodik pas waktu

Dibanding transmisi manual, transmisi automatis disebutkan memang lebih sulit saat diperbarui sebab mempunyai banyak elemen kecil yang susah. Tetapi sekarang banyak teknisi yang pahami mengenai transmisi automatis. Hingga akan menolong saat diketemukan permasalahan pada transmisi Anda. Karenanya, tidak semua permasalahan berbuntut pada pergantian satu unit transmisi.

Ada banyak mitos yang sudah tidak seluruhnya benar pada kendaraan bertransmisi automatis. Bila dibanding dengan 10-20 tahun kemarin, kendaraan bertransmisi automatis yang seringkali didapati di pasar memang tidak sebaik transmisi manual. Tetapi dengan perubahan tehnologi, beberapa mitos jelek tentang pengendaraan serta perawatan mobil matic tidak berkaitan dengan perubahan jaman.