panel lvmdp

Mengenal Lebih Dekat Trafo Trafindo

Posted on

Deskripsi

Salah satu trafo yang biasa digunakan adalah trafo trafindo. Trafo buatan trafindo memiliki reputasi yang baik dan bisa diandalkan.

Artikel

Trafo Trafindo merupakan salah satu produk trafo yang banyak digunakan di Indonesia. Trafo sendiri memiliki kepanjangan Transformator. Sesuai dengan namanya, alat ini mampu mengubah tegangan listrik sesuai dengan tegangan listrik yang digunakan.

Inilah Trafo Trafindo yang Banyak digunakan di Indonesia

panel lvmdp

Pada dasarnya trafo trafindo cukup mudah ditemukan di Indonesia. Kamu bisa mendapatkannya melalui produsen dan distributornya secara langsung di Indonesia. Salah satu distributornya adalah Galleon yang ada di alamat https://galleoncy.com/. Selain menyediakan trafo trafindo, Galleon juga menjual panel LVMDP, panel TM Schneider, dan masih banyak yang lainnya.

  • Sekilas mengenai Trafo

Seperti yang telah sedikit dibahas di awal, trafo merupakan kependekan dari Transformator. Alat ini memiliki peran yang sangat penting dalam komponen kelistrikan. Tanpa adanya trafo, arus listrik tidak akan mendapatkan tegangan listrik yang sesuai.

Umumnya, tegangan listrik yang digunakan memiliki arus 110 V dan 220 V. Dengan adanya trafo, kamu bisa menaikkan dan menurunkan tegangan listrik agar mendapatkan tegangan listrik yang sesuai.

  • Pentingnya trafo

Di Indonesia sendiri listrik dibangkitkan dan dialirkan oleh PLN. Arus listrik dari PLN memiliki tegangan yang sangat tinggi. Jika tidak ada trafo, tegangan tersebut akan sangat berbahaya khususnya pada perangkat elektronik yang digunakan di rumah.

Penggunaan trafo sendiri terletak pada gardu-gardu utama. Dengan penggunaan trafo, arus listrik yang disalurkan sudah menjadi tegangan yang ramah untuk peralatan elektronik di Indonesia yang umumnya hanya 220 V saja.

  • Jenis-jenis trafo secara umum

Trafo sendiri memiliki banyak jenis sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Bahkan, hampir semua peralatan elektronik memiliki trafo. Tujuannya tentu agar masing-masing alat elektronik mendapatkan aliran daya yang stabil dan sesuai kebutuhan.

Secara umum, trafo terbagi menjadi dua. Jenis pertama adalah trafo step up dan jenis kedua adalah trafo step down.

Untuk trafo step up, sistem kerjanya adalah menaikkan tegangan arus bolak-balik. Arus bolak-balik ini dikenal juga dengan nama arus AC. Pada dasanya trafo jenis ini bisa kamu temui di pembangkit listrik.

Sementara itu, jenis trafo step down justru menurunkan tegangan arus bolak-balik. Tujuannya tentu agar tegangan listrik bisa diterima oleh alat elektronik di rumah yang memiliki tegangan 220 V atau 110 V.

  • Jenis trafo berdasarkan kegunaannya

Jika diurutkan berdasarkan kegunaannya, trafo bisa dibagi menjadi lebih banyak lagi jenisnya. Jenis yang pertama adalah trafo adaptor. Fungsinya sebagai media yang mengubah arus AC menjadi DC agar bisa digunakan di alat elektronik.

Untuk jenis yang kedua adalah trafo switching. Trafo jenis ini umumnya digunakan di bagian power supply dan menerapkan teknologi switching tentunya. Trafo jenis ini sering kali digunakan di PC.

Jenis trafo selanjutnya adalah trafo frekuensi tinggi. Trafo jenis ini banyak sekali digunakan untuk membangkitkan frekuensi. Selain itu, trafo jenis ini juga banyak digunakan sebagai media impedansi pemancar dan antenna.

  • Jenis trafo trafindo

Trafindo sendiri menghadirkan dua jenis trafo yang umum digunakan di Indonesia. Trafo yang pertama berjani oil based. Sementara itu, jenis kedua adalah trafo kering atau dry.

Demikianlah artikel singkat, padat, dan jelas mengenai trafo trafindo. Semoga artikel ini bisa membantu kamu untuk mengenal lebih dekat jenis trafo, khususnya trafo trafindo. Kamu bisa mendapatkannya melalui distributor resminya. Selamat belajar!