Hadiah Untuk Anak Sebagai Penyemangat Belajar Atau Sebaliknya

Posted on

Anak-anak yang unggul tentu bangga dengan ayah dan ibu mereka. Bukan hal yang aneh bagi Anda untuk segera memberikan hadiah kepada anak-anak, dalam bentuk mainan atau bahkan uang saku tambahan. Namun, apa yang akan terjadi jika itu menjadi kebiasaan buruk yang akan berkembang di kemudian hari pada anak Anda? Misalnya, anak-anak terbiasa mengharapkan sesuatu setiap kali mereka sukses. Karena itu, sebelum memberikan hadiah kepada anak Anda setiap kali berhasil, ada baiknya untuk melihat deskripsi singkat tentang pro dan kontra pemberian hadiah untuk pertumbuhan dan perkembangan anak Anda, serta tips untuk memotivasi anak selanjutnya. Sumber: https://www.sekolahan.co.id/

Efek positif dari hadiah untuk anak-anak

Hadiah dapat merangsang semangat anak untuk meningkat. Efek positif yang Anda dapatkan ketika membuat hadiah atau menjanjikan sesuatu setiap kali seorang anak berhasil adalah memotivasi anak itu lebih banyak saat melakukannya.

Misalnya, ketika anak-anak enggan berpuasa, hadiah dapat digunakan sebagai pemicu bagi anak-anak untuk mau melakukannya.

Namun, Anda tidak boleh terlalu sering berjanji ketika anak Anda berhasil. Anda juga harus menerapkan hadiah lain selain hadiah ketika anak Anda berhasil.

Efek negatif dari hadiah untuk si kecil

Tidak selalu hadiah yang dapat mendorong anak-anak untuk sukses. Terkadang, hadiah itu akan menjadi momok buruk bagi pertumbuhan mental anak.

Karena anak-anak terbiasa menerima hadiah setiap kali mereka berhasil, jadi jika mereka tidak menerimanya, anak itu akan berkata, “Jika tidak ada hadiah, mengapa saya harus mencapai tujuan itu? ?”. Anak-anak selalu mengharapkan upah setiap kali mereka berhasil. Pada setiap langkah, ia hanya akan mengejar harga. Jika tidak ada harga, dia tidak bersemangat. Tidak akan ada ketulusan dan ketulusan dalam melakukannya.

Menurut Michele Borba, pemberian berulang yang memberi setiap anak sesuatu untuk dilakukan juga dapat membuat kreativitas mereka tidak stabil dan kemampuan mereka untuk mengendalikan kesuksesan mereka.

Kreativitas akan hilang karena anak-anak hanya mencari kesuksesan dan kesuksesan untuk mendapatkan hadiah yang dijanjikan oleh orang tua mereka. Perlahan-lahan, anak itu akan bosan ketika semua hadiah yang diinginkannya telah diperoleh. Tidak ada kreativitas untuk mengembangkan dan mencoba hal-hal baru.

Begitu juga dengan kemampuan anak untuk mengendalikan kesuksesan mereka di masa depan. Kemampuan ini akan tumbuh pada anak sampai ia dewasa. Setelah dewasa, sebagai orang tua, Anda tentu tidak akan bisa mengubahnya. Ketika seorang anak terbiasa menerima hadiah dan insentif lain, hadiah ini akan menjadi pengendali satu-satunya. Jika tidak ada hadiah, dia tidak akan memiliki motivasi lain untuk berhasil.

Kiat untuk memotivasi anak-anak dengan hadiah

Memberi hadiah kepada anak-anak memiliki sejumlah efek negatif. Namun, ibu dan ayah jangan khawatir, ada tips bagaimana hadiah bisa selalu menjadi motivasi bagi anak. Di antara mereka:

1. Ganti hadiah dengan pujian. Serangkaian kata yang diucapkan ketika seorang anak menyadari prestasi adalah pemicu pikiran yang paling efektif untuk anak Anda. Anak-anak akan merasa lebih dihargai atas upaya mereka sejauh ini. Anak-anak bahkan lebih bersemangat untuk belajar bagaimana mendapatkan peringkat yang lebih tinggi.

2. Undanglah anak-anak untuk membahas organisasi masa depan mereka. Ayah dan ibu dapat bertanya apa yang akan dilakukan anak Anda setelah mendapat tempat pertama di kelas. Setelah mencapai tujuan pertama, merangsang anak-anak dengan mimpi lain. Dorong anak-anak untuk memikirkan masa depan mereka daripada memikat mereka hadiah.

3. Ketika anak berhasil, bawa dia berlibur. Tidak harus jauh, tetapi tempat itu harus menawarkan banyak manfaat untuk proses perkembangan anak. Misalnya, dengan melakukan perjalanan ke daerah terpencil untuk bertukar, beri tahu anak Anda bahwa ada orang yang hilang dari kami. Kegiatan seperti ini dapat mempromosikan empati dan kehidupan sosial yang tinggi bagi anak-anak.

Berikut ini adalah uraian singkat tentang kelebihan dan kekurangan pemberian hadiah kepada anak-anak. Cobalah apa pun yang Anda berikan dapat membantu pertumbuhan anak Anda. Sumber : https://www.pelajaran.co.id/