Cerita Lucu Terbaru

Cerita Lucu Terbaru Untuk Referensi

Posted on

Membacakan narasi lucu perlu mempunyai inovatif, hingga cerita lucu terbaru yang kita bawakan bisa gampang dipahami orang dan membuat mereka ketawa lepas.

Kamu perlu waspada dalam membacakannya, sebab janganlah sampai seseorang sakit hati sebab tersinggung dengan narasi yang kamu bacakan.

Berikut cerita lucu terbaru, yang bisa kamu buat jadi rujukan.

Referensi Cerita Lucu Terbaru

Nama Hewan

Guru: “Siswa-siswa, coba beri contoh nama hewan!”

Siswa: “Gajah”

Guru: “Saat ini coba beri contoh nama hewan yang lain.”

Siswa: “Gajah yang lain.”

Cerita Dua Bocah di Rumah Sakit

Bocah 1: “Mengapa kamu di sini?”

Bocah 2: “Saya kesini untuk operasi amandel.”

Bocah 1: “Tidak boleh takut, waktu saya usia empat tahun sempat juga dioperasi. Kamu perlu tidur dan bangun-bangun dokter akan memberimu es cream. Itu sesungguhnya cukup membahagiakan.”

Bocah 2: “Hah… sukurlah. Jika kamu ngapain kesini?”

Bocah 1: “Saya ingin sunat.”

Bocah 2: “Wah, mudah-mudahan mujur, teman! Saya dahulu langsung disunat waktu baru lahir dan kemudian saya tidak dapat berjalan setahun.”

Belajar Memasak

Seorang ibu mengajarkan anaknya memasak, sekalian mempersiapkan sajian untuk buka puasa:

Ibu : Neng tolong simpan wajan di atas kompor.

Anak : Baik bu,,apalagi

Ibu : Masukan 2 sdm minyak goreng, tunggu hingga panas.

Anak : Iya bu,,ini minyak nya telah panas.

Ibu : Nah tambahkan bumbu yang telah di uleg lembut tunggu hingga baunya wangi.

Anak : Telah bu, apalagi.

Ibu : Tuang santan yang dipanci itu nantikan hingga mendidih.

Anak : Bu,,santan telah mendidih lalu bagaimanakah??

Ibu : Jika telah mendidih kasih salam (daun salam).

Anak : Dekatkan wajahnya ke dalam wajan sekalian berbisik”ASSALAMMUALAIKUM…

Asal Usul Kelinci

Anak kelinci: “Ibu, saya ini aslinya darimanakah?”

Ibu kelinci: “Saat ini belum waktunya kamu paham. Kamu mengerti, ibu akan memberitahumu saat kamu telah dewasa kelak.”

Anak kelinci: “Ah… bu! Tolong ucapkan saat ini!”

Ibu kelinci: “Jika kamu memaksakan ingin ketahui, baik, akan ibu kasih tahu.”

Anak kelinci: “Ya, bu! Cepat ucapkan!”

Ibu kelinci: “Kamu berawal dari topi pesulap.”

Jalur Penerbangan

Dalam satu hari, seorang ibu bersama anaknya dari bangsa tikus sedang asyik mengobrol di atas selokan. Selang beberapa saat, mendadak satu ekor kelelawar lewat di atas mereka.

Anak tikus: Bu, tadi melalui di atas kita apa yah?

Ibu: Oww..! tadi itu namanya kelelawar.

Anak tikus: tetapi, Bu, kok wajahnya serupa kita?

Ibu: Iyaa… wajahnya benar-benar serupa kita, ia termasuk juga sebangsa kita, hanya waktu kuliah ia mengambil jalur penerbangan

Cita-Cita Beberapa Siswa

Guru menanyakan cita – cita ke siswanya.

Guru: Dillah harapan kamu apa?

Dillah: Menjadi polisi bu, jika ada penjahat yang kacaukan ibu, saya dapat tembak dan tangkap mereka. Gratis untuk ibu

Guru: Dillah, ibu jadi terharu. Murdi kamu jadi apa?

Murdi: Kalau saya ingin jadi dokter bu, agar jika ada penjahat melukai ibu, saya dapat rawat. Spesial buat ibu, gratis!

Guru: Ibu jadi benar-benar terharu. Jika kamu, Utong, ingin jadi apa?

Utong: Tukang kali kubur, bu. jika Dillah gagal tangkap dan penjahat sukses melukai, dan ferdi tidak sukses menjaga ibu, dan ibu wafat, kan telah ku sediain makam.. Gratis.. tis.. tis..tis untuk ibu.

Guru dengan kecewa dan berbicara:

“Kampret, keluar dari ruang saat ini…”