Cara Pengurusan Jenazah yang Baik dan Benar

Posted on

Sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang telah meninggal terlebih jika orang tersebut adalah kerabat terdekat,

Selain memakamkan ke tempat pemakaman seperti SanDiegoHills Jakarta

Di perlukan juga pengurusan jenazah sebelum di makamkan

Ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh anggota keluarga atau siapapun tentang adab mengurus jenazah.

cara memandikan jenazah

Tentu saja, didalam setiap kebudayaan ataupun agama, ada perbedaan tentang tata cara memperlakukan jenazah sebelum dibawa ke tempat peristirahatan yang terakhir seperti pemakaman atau tempat kremasi.

Namun, jika anda ingin mengetahui tentang tata cara yang baik dan benar dalam pengurusan jenazah dalam islam, ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan.

Segala sesuatu yang berhubungan dengan pengurusan jenazah yang sesuai dengan kaidah islam adalah ketika seseorang sedang berada dalam fase awal menjelang kematian yaitu sakhratul maut.

Memandikan jenazah dalam islam

Dalam islam dianjurkan ketika seseorang sedang berada pada fase ini (sekarat) maka perlu dibimbing untuk mengucapkan laa ilaaha illallah atau jika sudah tidak mampu maka wajib untuk ditalqini.

Kemudian, jika sudah dipastikan bahwa yang bersangkutan sudah meninggal (tentunya dengan konfirmasi dokter) maka anda wajib memejamkan atau menutup mata orang yang sudah meninggal tersebut– bukan hanya mata

Namun, jika anda terjadi kasus seperti mulut orang yang meninggal masih terbuka, maka anda harus segera menutupnya dengan selendang atau sesuatu yang sejenis.

Hal selanjutnya sebelum menyiapkan segala keperluan untuk memandikan jenazah adalah dengan menentukan terlebih dulu siapa yang memandikan,

Apakah itu petugas khusus yang bertugas memandikan jenazah atau pihak keluarga?

Jika jenazah tersebut perempuan ada baiknya dimandikan oleh perempuan begitupun sebaliknya.

Alat yang di perlukan untuk memandikan jenazah

Lalu, bagaimana dengan persiapan untuk memandikan jenazah?

Berikut adalah hal-hal yang perlu anda persiapkan;

  1. Sarung tangan untuk memandikan
  2. Kapas
  3. Shampoo
  4. Kapur barus dan alat pengerusnya
  5. Daun bidara
  6. Kain basahan untuk jenazah
  7. Air,
  8. Wewangian seperti minyak wangi daun sidara yang berfungsi untuk mengusir bau khas mayat.

 

Setelah semuanya telah dipersiapkan barulah proses memandikan jenazah dimulai.

Awali proses dengan menutup aurat jenazah dengan kain yang sebelumnya sudah dipersiapkan.

Kemudian, lanjutkan dengan membersihkan kotoran jenazah.

Setelah selesai membersihkan kotoran yang terdapat pada tubuh jenazah, langkah selanjutnya adalah mewudhukan jenazah, dalam tahap ini petugas atau siapaun yang memandikan jenazah harus berniat untuk memandikan jenazah lalu mengucapkan bismilah.

Barulah setelah itu proses mewudhukan jenazah dilakukan.

Setelah itu, barulah jenazah dimandikan.

Untuk tahap memandikan jenazah, mulailah memandikan dengan menyiram bagian sebelah kanan terlebih dahulu.

Tambahan, jika dalam proses pembersihan jenazah masih keluar kotoran seperti darah, tinja atau sebagainya, sebailknya dibasuh sebanyak tujuh kali.

Jangan lupa untuk menutup bagian yang kotorannya masih keluar tadi.

Setelah itu jenazah wajib diwudhukan kembali.

cara mengkafani jenazah

Katakanlah proses membersihkan jenazah sudah selesai, hal selanjutnya adalah membungkus mayat dengan kain kafan (sebaiknya yang berkualitas bagus), kemudian proses terakhir adalah menyalati jenazah.

Lalu di bawa ke kuburan islam