Belajar Angka Dalam Bahasa Jepang

Posted on

Angka merupakan nominal yang tak terhitung jumlahnya. Dimulai dari 0 hingga tanpa batas. Coba saja sebutkan dimanakah batas angka tersebut?

Tetapi disamping dari pertanyaan-pertanyaan absurd tersebut, terdapat pula fungsi dan kegunaan angka dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari menghitung benda, hingga hitung-hitungan masalah uang. Pokoknya tidak dapat dipisahkan dalam keseharian kita.

Maka dari itulah, belajar angka sangatlah diperlukan, termasuk mereka yang tengah belajar bahasa Jepang.

Menghitung dalam bahasa Jepang pada dasarnya sama saja, terdapat satuan, puluhan, ratusan, dan ribuan. Tetapi uniknya, bahasa Jepang memiliki hitungan sendiri dalam penyebutan angka puluhan ribuan. Nah, di artikel kali ini kita akan membahasnya.

Hitungan Angka Jepang

Dalam menghitung angka satuan, tidak terdapat perbedaan dengan angka yang orang Indonesia hitung. Dimulai dari angka 0 hingga 9, terkadang hingga 10 jika diperlukan. Tetapi terdapat PR baru yang harus dihapal, yaitu kanji.

Betul sekali, huruf Jepang tentunya memiliki tulisan sendiri dalam kata-kata, begitupun dengan angka.

Dikutip dari sebuah situs belajar bahasa Jepang bernama Weihome Gakuen, dan berikut adalah susunannya:

  • Satu: Ichi (一)
  • Dua: Ni (二)
  • Tiga: San (三)
  • Empat: Shi/Yon (四)
  • Lima: Go (五)
  • Enam: Roku (六)
  • Tujuh: Nana/Shichi (七)
  • Delapan: Hachi (八)
  • Sembilan: Kyuu (九)
  • Sepuluh: Juu (十)

Fakta lain menyebutkan  bahwa kanji angka merupakan jenis kanji yang pertama kali dipelajari dalam pembelajaran kanji bahasa Jepang. Mungkin ini juga bisa menjadi salah satu permulaan yang baik bagi kamu yang ingin memulai belajar kanji.

Sementara itu, untuk angka puluhan antara lain:

  • Puluhan: Juu
  • Ratusan: Hyaku
  • Ribuan: Sen

Sementara untuk puluhan ribu, jika dalam Bahasa Indonesia merupakan gabungan dari angka 10 dan seribu, lain lagi dengan huruf Jepang yang mampu berdiri sendiri dan memiliki kanjinya sendiri.

Puluhan ribu dalam bahasa Jepang disebut sebagai “Man”, yang ditulis dengan kanji “万”. Padahal, hitungan Jepang sendiri selalu menempatkan titik setelah 3 digit angka untuk memudahkan penyebutan. Sementara dalam  bahasa Jepang memiliki lebih satu digit sehingga menjadi tantangan bagi siapa saja yang tengah belajar bahasa Jepang.