Agar Tidak Terikat Pinjaman Online Ilegal, Kenali Ciri-Ciri Perbedaan Antara yang Legal dan Ilegal

Posted on

Fintech kredit online saat ini sedang menjadi sorotan negatif, karena sudah mulai banyak kasus penagihan yang terlalu berlebih-lebihan dan terbilang keterlaluan. Sampai ada kasus dimana nomor telepon dari phonebook dari wanita yang meminjam secara online, diiklankan kan dimedia sosial sebagai wanita yang tidak baik atau terkesan nomor kontak wanita yang hendak diprostitusikan.

Hal ini tentu menjadi keresahan bagi seluruh masyarakat, apalagi dengan adanya potongan administrasi yang sangat tidak jelas dan terbilang besar, belum lagi dengan bunga dan denda yang sama-sama besar. Biasanya aplikasi pinjaman online yang ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Sedangkan Fintech yang resmi dan terpercaya serta legal tentunya sudah terdaftar dengan izin dari OJK. Dengan segala bentuk yang harus dipatuhi seperti akses data konsumen yang harus dibatasi dalam koridor tertentu hingga kode etik dalam cara penagihan.

Menurut Tongam Lumban Tobing mengatakan baru hanya 113 Fintech yang terdaftar dengan izin OJK dan 7 perusahaan telah berizin.

Adapun ciri-ciri fintech lending legal yang harus dikenali seperti berikut.
– Fintech terdaftar dan diawasi OJK
– Memiliki Identitas dari pengurus dan alamat kantor yang jelas
– Seleksi yang ketat dalam memberi kredit
– Info biaya kredit dari denda transparan
– Nominal pinjaman 0,05 sampai 0,8 persen per hari
– Maksimal pengembalian kredit pokok termasuk denda sebesar 100 persen
– Penagihan kredit maksimal 90 hari
– Akses yang diminta aplikasi hanya ke fitur kamera, mikrofon, dan lokasi
– Memiliki layanan khusus pengaduan konsumen
– Apabila tidak melunasi dalam jangka 90 hari, akan langsung di-blacklist

Adapun ciri-ciri Fintech Lending Ilegal adalah
– Tidak mempunyai izin resmi
– Identitas pengurus dan alamat kantor tidak jelas
– Informasi bunga atau biaya kredit dan denda tidak jelas
– Bunga atau biaya kredit tak terbatas
– Total pengembalian yang termasuk denda tidak terbatas
– Tidak memiliki batas waktu penagihan
– Akses ke seluruh data yang ada di ponsel peminjam
– Risiko apabila peminjam tidak melunasi pinjaman setelah batas waktu dapat berupa ancaman, teror kekerasan, penghinaan, pencemaran nama baik, hingga bisa menyebarkan foto atau video pribadi.

Itulah beberapa perbedaan antara Fintech legal dan ilegal yang harus Anda ketahui. Jangan sampai tergiur dengan aplikasi ilegal yang ramai digunakan sebagai platform pinjam uang.