3 Jenis Protein Unggas Yang Sering Digunakan

Posted on

Pemberian pakan untuk unggas bisa disesuaikan dengan jenis ternak dan harus memiliki protein tinggi, vitamin, mineral dan energi yang memiliki peran penting bagi unggas.

Protein adalah senyawa komplek yang terdiri dari asam amino, sehingga protein tersebut akan dipecah menjadi asam amino dan para peternak harus mengetahui apa saja protein unggas.

Unggas akan menyerap protein, lalu diangkut oleh darah kedalam sel-sel yang menyusun asam amino dan diubah menjadi protein tubuh, sehingga berfungsi untuk memperbaiki jaringan tubuh.

Protein pada unggas bisa dalam bentuk hijauan, karena unggas juga membutuhkan sayuran yang memiliki kadar protein tinggi serta zat-zat lainnya untuk memenuhi kebutuhan pada setiap harinya.

Bentuk Protein-protein Unggas

Protein unggas bisa saja berasal dari jenis pakan hijauan atau sayuran yang berasal dari tanaman mengandung protein cukup tinggi, maka penggunaan protein tersebut sangatlah penting berperan dalam proses pertumbuhan unggas.

Jenis protein unggas juga tidak hanya berasal dari penghijauan tapi juga bisa berasal dari protein hewani, tentunya berasal dari hewan yang mengandung protein tinggi seperti dibawah ini.

Tepung Ubi dan Daun Pepaya

Tepung ubi dan daun pepaya ini mengandung kandungan protein yang cukup tinggi, yaitu untuk ubi sekitar 29% dan daun pepaya sebesar 23,5% dan juga mengandung kandungan serat dan zat zat lainnya.

Kedua tepung tersebut dalam penggunaannya harus dibatasi dan menggunakan aturan, karena boleh menggunakan maksimal 5% saja untuk campuran pakan unggas agar tidak mengganggu masa pertumbuhannya.

Genjer

Genjer adalah tanaman yang hidup dipermukaan air dan biasanya dengan mudah ditemukan di sungai ataupun sawah, lalu memiliki batang cukup panjang dan berongga.

Kandungan pada genjer ini cukup banyak yang dapat memenuhi kebutuhan unggas dengan 100 gram saja mengandung protein 1,7%, lemak 0,2%, karbohidrat 7,7% dan serat 0,95%

Penggunaan genjer pada unggas yang mengandung berbagai macam zat-zat penting, sehingga berperan dalam memproduksi sel-sel baru serta kandungan lemak dan karbohidrat sebagai energi.

Tepung Ikan

Tepung ikan menjadi bahan pakan campuran bagi unggas pedaging khususnya yang berasal dari protein hewani, karena akan menjadi sumber protein hewani yang sangat berkualitas dan segala nutrisi serta kandungan asam amino lainnya.

Ternak bebek hibrida pedaging yang mengkonsumsi pakan dari campuran tepung ikan akan membuat proses penambahan beratnya menjadi lebih cepat, selain itu juga kandungan vitamin dan mineralnya bermanfaat untuk kesehatan bebek.

Itulah bentuk-bentuk protein tersebut masuk kedalam jenis pakan unggas yang bisa dimanfaatkan oleh para peternak untuk menghemat biaya pakan, karena biasanya peternak rata-rata menghabiskan sekitar 70%.

Pemberian pakan unggas yang harus diperhatikan adalah kandungan protein nya harus pas, karena jika kelebihan maupun kekurangan akan mengalami penurunan pada pertumbuhannya.

Kesimpulan

Protein unggas sangat dibutuhkan oleh hewan minimal untuk starter awal kisaran 20-23% akan tetapi terlalu banyak protein juga sangat tidak bagus. Protein harus cukup, tidak boleh dibawah 16% kebawah yang nantinya akan membuat pertumbuhan bebek menjadi kurang bagus.

Salah satu tips adalah menggunakan racikan dan mencari informasi tentang ransum yang dibuat serta dihitung berapa karbohidrat dan protein yang didapatkan. Untuk full voer mungkin kebutuhan protein sudah mencukupi sehingga tidak membutuhkan tepung ikan maupun protein hewani lainnya.