10 Tips Berpuasa Saat Melakukan Traveling

Posted on

 

Bulan puasa tidak bisa menjadi dalil untuk membatalkan niat traveling. Yang perlu diperhatikan adalah tiap-tiap tempat memiliki jadwal puasa dan jadwal imsak yang berbeda-beda Memang sih nggak mudah menyangga haus dan lapar ketika traveling, lagipula traveling terkadang pun menguras tenaga yang nggak sedikit. Tapi, bila dilaksanakan dengan teknik yang benar, kamu dapat tetap fit ketika traveling sekaligus mengerjakan puasa. Apa aja nih yang mesti dipersiapkan?

  1. CARI TAHU WAKTU SAHUR DAN BERBUKA DI TEMPAT LIBURAN

Nggak semua tujuan traveling mempunyai waktu sahur dan berbuka yang sama. Sebelumnya, anda harus cari tahu dulu, jam sahur dan berbuka di lokasi liburan melewati internet atau bertanya pada teman. Zaman kini pun kian canggih. Kamu dapat mengunduh software untuk mengingatkan jam sahur dan buka puasa.

  1. SEBAIKNYA NGGAK MELAKUKAN AKTIVITAS BERAT

Memang sih, olahraga disarankan ketika berpuasa, namun olahraga yang dapat dilakukan ketika puasa hanya olahraga ringan, layaknya jalan santai. Jadi, lupakan dulu yang namanya naik gunung, trekking, atau main arung jeram. Pilihlah kegiatan traveling yang enteng dan santai, misal mendatangi museum atau lokasi ibadah bersejarah, hunting potret di galeri seni, melakukan pembelian barang di factory outlet, dan lain-lain.

  1. PILIHLAH DESTINASI TRAVELING YANG RAMAH MUSLIM

Di tujuan traveling yang ramah Muslim, seringkali rumah makannya tidak sedikit yang ditutup ketika siang hari, sehingga anda terhindar dari godaan makanan dan minuman. Dan saat jam buka puasa dan sahur, akan banyak rumah santap yang dibuka. Kamu jadi mudah mencari makanan dan minuman guna buka puasa dan sahur.

  1. JANGAN MELEWATKAN IBADAH

Untuk memperkuat iman anda supaya nggak batal puasa, pasti aja kamu pun harus rajin beribadah. Meski sedang traveling, tidak boleh sampai tak sempat dengan ibadah, ya! Waktu beribadah juga dapat kamu manfaatkan guna beristirahat sebentar sesudah capek traveling.

  1. SEDIAKAN CAMILAN DAN AIR PUTIH DI DALAM TAS

Buat berjaga-jaga aja, sih. Takutnya saat jam buka puasa telah tiba, anda belum mendapatkan resto atau rumah santap untuk buka puasa. Camilan dan air putih sangat menolong untuk berbuka puasa di jalan. Kalau bisa sih, camilannya berupa makanan manis.

  1. PILIH TRANSPORTASI YANG NYAMAN

Misal, jarak dari lokasi wisata ke hotel lumayan jauh. Tidak mungkin kan anda berjalan kaki dari lokasi wisata ke hotel? Lebih baik cari kendaraan umum yang nyaman, sehingga anda nggak kehabisan tenaga sampai waktunya buka puasa.

  1. JANGAN LEWATKAN SAHUR

Biasanya sih, saat traveling anda malas bangun pagi, lagipula bangun guna sahur. Mungkin anda lebih perlu tidur daripada makan, namun sahur nggak boleh dilewatkan, lho. Sahur urgen banget, yakni supaya anda punya energi yang lumayan hingga buka puasa tiba. Kalau nggak punya tenaga, takutnya anda malah sakit ketika traveling! Saat sahur, usahakan makanan makanan bergizi dan hindari junk food. Begitu pula ketika buka puasa.

  1. BAWA VITAMIN!

Saat berpuasa, tentu kandungan gula dalam tubuh lebih rendah, makanya nggak heran tubuhmu jadi lebih cepat lemas, lagipula kalau lagi travelling. Nah, supaya kegiatan jalan-jalanmu nggak terganggu, tidak boleh lupa bawa dan konsumsi vitamin ketika berbuka dan ketika sahur supaya kondisi tubuhmu dapat terus fit.

  1. KANDUNGAN AIR PUTIH YANG TIDAK SEDIKIT SAAT SAHUR PALING PENTING

Jalan-jalan di siang hari seringkali membuat orang lebih cepat haus dan dehidrasi. Tapi, saat puasa, kamu dapat menyiasati urusan itu dengan mengkonsumsi kandungan air putih yang lumayan saat sahur dan berbuka puasa. Di samping menghindari panas dalam, kamu pun nggak perlu cemas akan dehidrasi saat banyak jalan kaki di tengah masa-masa puasa.

  1. KURANGI BERJELAJAH KETIKA DI TENGAH HARI

Siang hari memang masa-masa yang sangat pas guna menjelajah. Namun, bila momen travelling ini bertepatan saat anda berpuasa, usahakanlah untuk menata kembali jadwalmu. Usahakan untuk mendatangi tempat-tempat wisata indoor di siang hari dan mendatangi wisata outdoor di pagi hari, senja hari atau bahkan malam hari supaya tubuhmu nggak langsung terkena sinar matahari yang dapat membuat dehidrasi dan dapat membuatmu dapat lebih tahan seharian.